PRTG Network Monitor

PRTG untuk Industri dan Pabrik: Monitoring Jaringan OT

Tim KUM 6 menit baca PRTG Network Monitor

PRTG untuk Industri dan Pabrik: Monitoring Jaringan OT

PRTG Network Monitor bisa memantau jaringan OT di pabrik dan fasilitas industri: PLC, HMI, server SCADA, switch industri, sampai UPS panel kontrol. PRTG punya sensor bawaan untuk Modbus TCP, OPC UA, MQTT, SNMP, dan PLC Siemens SIMATIC S7. Kuncinya ada di arsitektur: pasang remote probe di zona OT, sehingga firewall antara IT dan OT cukup membuka satu jalur dari probe ke core server.

IT vs OT: apa bedanya?

IT (information technology) mengurus data dan aplikasi bisnis: email, ERP, file server, laptop karyawan. OT (operational technology) mengendalikan proses fisik: mesin produksi, pompa, konveyor, panel listrik, dan sistem pendingin. Keduanya makin sering terhubung, tetapi prioritasnya berbeda.

AspekITOT
Prioritas utamaKerahasiaan dan integritas dataKetersediaan dan keselamatan proses
Perangkat khasServer, PC, switch kantor, firewallPLC, HMI, server SCADA, IPC, switch industri
ProtokolSNMP, WMI, HTTP, SSHModbus, OPC UA, MQTT, protokol vendor PLC
Jendela perubahanUpdate rutin, restart bisa dijadwalkanPerubahan menunggu jadwal berhenti produksi
Dampak gangguanLayanan kantor tergangguLini produksi berhenti, risiko keselamatan

Kenapa pabrik, plant, dan utilitas perlu memantau jaringan OT

Banyak gangguan produksi berawal dari hal kecil di jaringan: port switch industri yang naik-turun, kabel yang mulai rusak sehingga error bertambah, PLC yang tidak lagi merespons, atau sertifikat OPC UA yang kedaluwarsa sehingga koneksi ke SCADA putus. Tanpa monitoring, tim baru tahu setelah operator melapor mesin berhenti.

Dengan monitoring terpusat, tim IT dan tim otomasi melihat data yang sama. Masalah terdeteksi lebih awal, penyebabnya lebih cepat ditemukan, dan riwayat data membantu saat menyusun laporan gangguan.

Sensor PRTG yang cocok untuk OT

Di PRTG, satu sensor memantau satu aspek dari satu perangkat. Untuk OT, sensor yang paling sering dipakai adalah berikut. Semua nama sensor ditulis sesuai manual Paessler.

KebutuhanSensor PRTGCatatan
Membaca nilai dari PLC atau meterModbus TCP Custom, Modbus RTU CustomHingga sepuluh nilai numerik per sensor; mendukung coil, discrete input, input register, dan holding register
Server OPC UAOPC UA Server Status, OPC UA Certificate, OPC UA CustomStatus server, masa berlaku sertifikat, dan titik data tertentu
Broker MQTT dan perangkat IIoTMQTT Round Trip, MQTT Statistics, MQTT Subscribe CustomRound Trip mengukur waktu pesan uji dari publisher ke subscriber
PLC SiemensSIMATIC S7-1200/1500 CPU Status dan sensor SIMATIC lainMemakai S7 Web API; beberapa sensor SIMATIC masih berstatus beta
IPC BeckhoffBeckhoff IPC System HealthKesehatan sistem IPC
Switch industriSNMP Traffic, SNMP System Uptime, SNMP LibraryStatus port, traffic, error, dan OID khusus vendor dari file MIB
Ketersediaan dasarPingCara paling ringan untuk memastikan HMI atau gateway merespons

Switch industri yang mendukung SNMP, misalnya dari Moxa, bisa dipantau seperti switch kantor. Untuk OID khusus vendor, file MIB dari produsen dikonversi dengan Paessler MIB Importer lalu dipakai lewat sensor SNMP Library.

Infografik yang dipantau PRTG di jaringan OT: PLC dan HMI, switch industri, server dan IPC, UPS dan daya
Empat kelompok perangkat OT dan sensor PRTG yang umum dipakai.

Memisahkan IT dan OT dengan remote probe

Jaringan OT sebaiknya tidak dibuka lebar ke jaringan kantor. PRTG cocok dengan prinsip ini karena memakai arsitektur core server dan probe. Core server (berjalan di Windows) ditempatkan di zona IT. Di zona OT dipasang remote probe yang memantau perangkat secara lokal, lalu mengirim hasilnya ke core server.

Menurut manual Paessler, remote probe yang membuka koneksi ke core server lewat TCP port 23560. Artinya firewall IT/OT cukup mengizinkan satu arah: dari probe ke core server di port tersebut. Di core server, Probe Connection Settings perlu diatur agar menerima koneksi dari alamat IP probe. Setiap lisensi PRTG sudah termasuk remote probe tanpa batas jumlah.

Remote probe klasik berjalan di Windows. Untuk zona OT yang lebih cocok memakai Linux, Paessler menyediakan multi-platform probe yang mendukung Ubuntu, Debian, RHEL, dan Raspberry Pi OS. Sensor seperti Modbus TCP Custom dan SIMATIC S7-1200/1500 CPU Status bisa dipasang di multi-platform probe; cek daftar sensor yang didukung di manualnya sebelum memilih.

Arsitektur PRTG: core server di zona IT, remote probe di zona OT, firewall IT/OT dengan port TCP 23560
Core server di zona IT, remote probe di zona OT. Koneksi dibuka dari sisi probe.

Langkah implementasi

  1. Inventaris perangkat OT. Catat PLC, HMI, server SCADA, switch, gateway, dan UPS beserta protokol yang tersedia (Modbus, OPC UA, MQTT, SNMP).
  2. Siapkan probe di zona OT. Pasang remote probe (Windows) atau multi-platform probe (Linux) di segmen OT atau DMZ industri.
  3. Buka satu aturan firewall. Izinkan probe ke core server di TCP 23560, lalu daftarkan IP probe di Probe Connection Settings.
  4. Mulai dari yang ringan. Tambahkan Ping dan SNMP dulu, lalu sensor Modbus TCP atau OPC UA dengan akun baca saja.
  5. Atur interval dan batas. Tentukan batas warning dan error untuk setiap channel, lalu uji alert sebelum dipakai di produksi.

Tips: libatkan tim otomasi sejak awal. Mereka tahu register Modbus mana yang aman dibaca, PLC mana yang sensitif terhadap polling yang terlalu sering, dan kapan jadwal berhenti produksi. Untuk deteksi serangan siber di OT tetap dibutuhkan sistem keamanan khusus; PRTG berperan memantau ketersediaan dan performa, termasuk status firewall industri.

Instalasi core server sendiri sama dengan PRTG biasa. Panduannya ada di artikel cara instalasi PRTG Network Monitor di Windows Server 2022.

Alerting yang tidak membuat operator kebanjiran notifikasi

Alert diatur lewat notification trigger. Pada state trigger, Anda menentukan berapa detik sensor harus berstatus Down sebelum notifikasi dikirim, notifikasi eskalasi jika masalah berlanjut (bisa diulang tiap beberapa menit), dan notifikasi saat status kembali normal.

  • Saluran notifikasi: email, SMS, push notification, Microsoft Teams, Slack, HTTP action, serta Send MQTT Publish Notification dan Send OPC UA Notification yang relevan untuk lingkungan OT.
  • Dependency: jika switch industri Down, sensor perangkat di belakangnya bisa otomatis berstatus Paused, sehingga tidak muncul puluhan alarm palsu.
  • Integrasi SCADA: extension PRTG OPC UA Server dapat meneruskan alarm PRTG ke sistem supervisi yang mendukung OPC UA. Extension ini memerlukan langganan PRTG Network Monitor yang aktif atau lisensi perpetual dengan maintenance aktif.

Dashboard untuk ruang kontrol

Fitur Maps di PRTG dipakai untuk membuat dashboard dengan editor drag-and-drop: denah lini produksi, status setiap PLC dan switch, grafik traffic, dan daftar alarm aktif. Map bisa dibuat publik lewat URL unik yang berisi secret key, sehingga layar di ruang kontrol tidak perlu login. Beberapa map juga bisa ditampilkan bergantian dengan map rotation.

Buat dashboard per audiens: layar ruang kontrol cukup menampilkan status per lini dan alarm aktif, sedangkan tim IT butuh detail traffic dan kesehatan server.

Kesimpulan

PRTG bisa menjadi satu tempat untuk memantau IT dan OT tanpa harus membuka jaringan produksi ke kantor. Mulailah dari inventaris perangkat, pasang remote probe di zona OT, aktifkan sensor dasar seperti Ping dan SNMP, lalu tambahkan Modbus TCP, OPC UA, MQTT, atau SIMATIC sesuai perangkat yang ada. Atur alert dengan latency dan dependency agar operator hanya menerima alarm yang benar-benar perlu ditindaklanjuti.

FAQ

Apakah PRTG mendukung Modbus TCP?

Ya. Sensor Modbus TCP Custom membaca hingga sepuluh nilai numerik dari server Modbus TCP (default port 502). Ada juga Modbus RTU Custom untuk Modbus RTU.

Bisakah PRTG memantau PLC Siemens?

Bisa. PRTG memiliki sensor SIMATIC S7-1200/1500 dan S7-300/400 untuk status CPU dan perangkat keras. Sensor S7-1200/1500 memakai S7 Web API, dan beberapa sensor SIMATIC masih berstatus beta.

Apakah remote probe PRTG bisa berjalan di Linux?

Bisa, lewat multi-platform probe yang mendukung Ubuntu, Debian, RHEL, dan Raspberry Pi OS. Core server PRTG tetap berjalan di Windows.

Apakah PRTG menggantikan SCADA?

Tidak. SCADA mengendalikan dan mengawasi proses produksi, sedangkan PRTG memantau ketersediaan dan performa infrastruktur di sekitarnya: jaringan, server, PLC, dan daya. Keduanya saling melengkapi.

Tertarik dengan PRTG? PT Kreasi Utama Mandiri adalah partner PRTG di Indonesia.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi produk, konsultasi teknis, dan penawaran harga terbaik.

Butuh solusi IT?

Konsultasikan kebutuhan IT Anda bersama tim KUM

Dapatkan penawaran untuk lisensi software, perangkat hardware, hingga instalasi infrastruktur.