
Switch Huawei adalah switch Ethernet enterprise dari Huawei yang dipasarkan dengan nama CloudEngine. Lininya terbagi dua: CloudEngine S-Series untuk jaringan kampus (kantor, instansi pemerintah, pendidikan, keuangan, dan manufaktur) serta CloudEngine data center switches untuk ruang server hingga klaster komputasi AI. Switch ini menjadi inti portofolio jaringan enterprise Huawei, bersama Wi-Fi, router, firewall, dan software manajemen.
Artikel ini membahas apa saja produk jaringan Huawei (Huawei networking), lapisan switch kampus beserta seri yang cocok untuk tiap lapisan, cara kerja SDN di jaringan Huawei, dan langkah praktis memilih switch sesuai kebutuhan kantor Anda.
Mengenal lini jaringan enterprise Huawei
Huawei menyusun solusi jaringan enterprise-nya dari empat "engine" perangkat ditambah satu platform manajemen. Ringkasnya:
- CloudEngine S-Series: switch kampus untuk lapisan core, agregasi, akses, dan industri.
- CloudEngine data center switches: seri CE16800, 9800, 8800, 6800, dan 5800 untuk komputasi umum, seri XH16800 dan XH9000 untuk klaster komputasi AI, serta switch khusus jaringan storage all-flash.
- AirEngine: access point Wi-Fi 6 (802.11ax) dan Wi-Fi 7 (802.11be) serta access controller.
- NetEngine: router WAN seperti NetEngine 8000 dan NetEngine 40E, serta router cabang NetEngine AR yang mendukung SD-WAN.
- HiSecEngine: AI firewall seri USG untuk cabang, kampus, dan data center.
- iMaster NCE: software yang disebut Huawei sebagai "otak" Intent-Driven Network, menggabungkan manajemen, kontrol, dan analisis jaringan.
Daftar lengkap seri per kategori bisa Anda lihat di halaman Huawei Network KUM. Di bawah ini kita fokus pada switch.
Lapisan switch dan seri yang cocok
Di situs Huawei, switch kampus dikelompokkan menjadi core/agregasi, akses, dan industri. Switch data center punya kelompok tersendiri.
Core: S16700, S12700, S8700, S7700
Switch core adalah pusat lalu lintas satu gedung atau kampus, biasanya berbentuk modular (chassis dengan slot kartu). CloudEngine S12700E memiliki kapasitas switching hingga 86,4 Tbit/s dan dapat mengelola hingga 10.240 access point sekaligus. CloudEngine S16700 memakai arsitektur orthogonal tanpa backplane dengan kapasitas 4,8 Tbps per slot, plus fitur M-LAG, SRv6, dan network slicing. CloudEngine S8700 mendukung PoE++ jarak jauh hingga 300 meter, sedangkan S7700 menawarkan kapasitas hingga 4,64 Tbit/s dan kendali hingga 4.096 access point.
Agregasi: CloudEngine S6700
Lapisan agregasi mengumpulkan uplink dari switch-switch akses di tiap lantai atau gedung. Seri S6730 menyediakan downlink 10GE atau 25GE dengan uplink hingga 100GE, S6750 tersedia dalam varian 10GE, 25GE, dan 100GE, sementara S6780-H membawa port 100GE dan 400GE dengan kapasitas 16 Tbit/s. Seri ini mendukung VXLAN dan telemetry, dan Huawei memasukkannya ke kelompok core/agregasi, sehingga bisa juga menjadi core untuk kampus yang tidak terlalu besar.
Akses: S5735, S5755, S5732, S3710
Switch akses adalah tempat PC, telepon IP, kamera, dan access point terhubung. S5735-L-V2 tersedia dari 8 hingga 48 port GE dengan Fast/Perpetual PoE. S5755-H menawarkan port GE, 2,5GE, atau multi-GE dengan uplink 25GE/100GE dan MACsec di semua port. S5732-H menyediakan downlink multi-GE atau 10GE optical/electrical dengan uplink 25GE dan 40GE/100GE. Untuk cabang kecil, S3710-H menyediakan 24/48 port GE dengan uplink GE SFP.
Industri: S5735I, S5731I, S1731I
Switch industri dirancang untuk panel listrik, lemari kontrol, dan area luar gedung. Tersedia model DIN rail dan rack-mount. S5735I-H-V2 beroperasi pada suhu -40°C hingga +75°C dan mendukung IEEE 1588v2 serta TSN untuk latensi yang deterministik, sedangkan S1731I-L adalah switch 5 port dengan proteksi IP40.
Data center: CloudEngine CE dan XH
Menurut Huawei, portofolio switch data center CloudEngine mendukung jaringan dari 500 hingga lebih dari 50.000 server. CE6800 berperan sebagai switch akses server 10/25/50GE dengan uplink 40/100/200GE, CE5800 untuk server Gigabit Ethernet, CE8800 dan CE9800 untuk port berkepadatan tinggi hingga 400GE, dan CE16800 sebagai switch modular untuk transisi ke 400GE. Seri XH16800 dan XH9000 dibuat untuk klaster komputasi AI berskala besar dengan port 100GE hingga 400GE.
| Seri | Peran | Tempat umum |
|---|---|---|
| S16700 / S12700 / S8700 | Core (modular) | Core kampus, kantor pusat |
| S7700 | Core / agregasi (modular) | Kampus menengah |
| S6700 | Agregasi / core kecil | Antar-lantai, antar-gedung |
| S5735 / S5755 / S5732 | Akses | Lantai kantor, ruang kelas |
| S3710-H | Akses GE | Cabang kecil |
| S5735I / S5731I / S1731I | Industri | Pabrik, panel kontrol, luar ruang |
| CE6800 / CE5800 | Akses server | Rak server, data center |
| CE16800 / CE9800 / CE8800 | Port padat hingga 400GE | Data center perusahaan |
| XH16800 / XH9000 | Jaringan komputasi AI | Klaster AI |
Huawei SDN: VXLAN, iMaster NCE-Campus, dan NCE-Fabric
Banyak yang mencari "Huawei SDN" untuk mengetahui bagaimana jaringan Huawei diotomasi. Huawei menyebut switch kampusnya mendukung Software-Defined Networking (SDN) dan VXLAN agar perangkat bisa plug-and-play dan perubahan jaringan bisa dilakukan dalam hitungan menit.
- iMaster NCE-Campus mengotomasi jaringan kampus: penyiapan perangkat plug-and-play (lewat aplikasi pemindai barcode, DHCP, registration center, atau email), pembuatan jaringan virtual berbasis VXLAN, serta autentikasi pengguna terpusat.
- iMaster NCE-Fabric mengotomasi jaringan data center, baik lapisan overlay maupun underlay, dan bisa diintegrasikan dengan tools DevOps pihak ketiga lewat API terbuka.
Controller ini tidak wajib. Halaman produk S5735R-S-V2, misalnya, menyebut switch tersebut bisa dikelola lewat iMaster NCE-Campus, eSight, web system, WebMaster, maupun CLI.
Cara memilih switch Huawei
- Hitung pengguna dan port. Jumlahkan PC, telepon IP, printer, kamera, dan access point per lantai, lalu tambahkan cadangan untuk pertumbuhan. Dari sini Anda tahu butuh switch akses 8, 24, atau 48 port.
- Tentukan kebutuhan PoE. Access point, telepon IP, dan kamera biasanya mengambil daya dari switch. Periksa standar PoE (PoE+ atau PoE++) dan anggaran daya model yang dipilih di datasheet-nya.
- Pilih kecepatan uplink. Banyak switch akses GE Huawei, seperti S5735-S-V2, memakai uplink 10GE. Jika ada access point Wi-Fi 7 atau port multi-GE, pertimbangkan seri dengan uplink 25GE/100GE seperti S5755 atau S5732, dan agregasi S6700 yang menampung 25GE/100GE.
- Fiber atau copper. Port copper (RJ45) cocok untuk meja kerja. Untuk jarak jauh antar-gedung atau desain all-optical, pilih varian optical seperti S5735 All-Optical atau S5736-S, dan rencanakan kabel fiber optiknya sejak awal.
- Cara mengelola. Untuk banyak gedung atau cabang, iMaster NCE-Campus memusatkan konfigurasi dan pemantauan. Untuk jaringan kecil dengan tim yang terbiasa CLI, pengelolaan per perangkat masih memungkinkan.
- Lingkungan pemasangan. Di pabrik, gardu, atau area tanpa pendingin, gunakan switch industri dengan rentang suhu lebar dan pemasangan DIN rail.
Untuk proyek yang mencakup ruang server atau data center, layanan Data Center & Network Design KUM dapat membantu menyusun topologi dan daftar perangkatnya.
FAQ
Apa beda CloudEngine S-Series dan CloudEngine data center switch?
CloudEngine S-Series dirancang untuk jaringan kampus: menghubungkan pengguna, telepon, kamera, dan access point, termasuk fitur PoE. CloudEngine data center switch (CE dan XH) dirancang untuk menghubungkan server, storage, dan klaster komputasi AI dengan port berkecepatan tinggi hingga 400GE.
Apakah switch Huawei harus dikelola dengan iMaster NCE?
Tidak. iMaster NCE berguna untuk otomasi dan pengelolaan terpusat, tetapi switch seperti S5735R-S-V2 juga bisa dikelola lewat web system atau CLI.
Switch Huawei mana yang cocok untuk access point Wi-Fi 7?
Banyak access point Wi-Fi 7 AirEngine memakai port uplink 5GE atau 10GE. Karena itu, pilih switch akses dengan port multi-GE, misalnya varian multi-GE dari S5755-H atau S5732-H, lalu pastikan dukungan PoE dan anggaran dayanya sesuai datasheet access point yang dipakai.
Apakah switch Huawei bisa dipakai di pabrik?
Bisa. Seri industri seperti S5735I-H-V2 dan S5731I-L beroperasi pada suhu -40°C hingga +75°C dan tersedia dalam model DIN rail untuk lemari kontrol.
Berapa harga switch Huawei?
Harga bergantung pada seri, jumlah port, modul optik, lisensi, dan layanan pendukung. Hubungi tim sales KUM untuk penawaran terbaru sesuai kebutuhan Anda.
Masih bingung menentukan switch core, agregasi, atau akses yang pas? PT Kreasi Utama Mandiri adalah partner Huawei di Indonesia yang siap membantu memilih seri yang sesuai, merancang topologi jaringan, hingga pengadaan perangkatnya. Lihat informasi lengkap di halaman Huawei Network, atau isi formulir minta penawaran untuk konsultasi dan penawaran tertulis.



