Platform virtualisasi, backup, dan keamanan email untuk mengelola infrastruktur server dengan efisien.
Butuh penawaran tertulis? Isi formulir permintaan penawaranProxmox adalah pengembang software server open-source asal Austria (Proxmox Server Solutions GmbH) yang menyediakan platform virtualisasi enterprise Proxmox Virtual Environment, solusi backup Proxmox Backup Server, keamanan email Proxmox Mail Gateway, dan manajemen multi-cluster Proxmox Datacenter Manager. Seluruh software-nya berlisensi GNU AGPLv3 tanpa biaya lisensi; perusahaan cukup berlangganan dukungan (subscription) untuk mendapatkan repository enterprise yang teruji dan akses ke tim support Proxmox.
Ringkasan
Portofolio Proxmox terdiri dari empat produk yang saling terintegrasi, ditambah langganan dukungan yang sama polanya di setiap produk. Pilih kategori di bawah atau klik menu tab untuk melihat penjelasan lengkapnya.

Proxmox Virtual Environment
Platform virtualisasi server yang menggabungkan hypervisor KVM dan container LXC, storage dan jaringan software-defined, serta cluster high availability dalam satu web interface.
Versi 9.2 · KVM · LXC · Ceph · ZFS · HA Cluster · SDN

Proxmox Backup Server
Solusi backup enterprise untuk VM, container, dan host fisik dengan backup inkremental, deduplikasi, kompresi Zstandard, dan enkripsi di sisi klien.
Versi 4.2 · Deduplikasi · Live restore · S3 · Tape LTO

Proxmox Mail Gateway
Mail proxy anti-spam dan antivirus yang dipasang di antara firewall dan server email untuk menyaring seluruh email masuk dan keluar.
Versi 9.1 · SpamAssassin · ClamAV · Message Tracking · HA Cluster

Proxmox Datacenter Manager
Konsol terpusat untuk memantau dan mengelola banyak node dan cluster Proxmox VE serta Proxmox Backup Server lintas lokasi.
Versi 1.1 · Multi-cluster · Live migration antar cluster · Update terpusat

Langganan & Dukungan
Level Community, Basic, Standard, dan Premium. Semua fitur tersedia di setiap level; yang membedakan adalah hak tiket support dan waktu respons.
Community · Basic · Standard · Premium · Enterprise Repository

Layanan Migrasi Proxmox
Instalasi, migrasi dari VMware atau platform lain, pembangunan cluster HA, serta integrasi storage dan backup oleh tim kami.
Lihat halaman Migrasi Proxmox
Mengapa banyak organisasi memilih Proxmox?
- Tanpa biaya lisensi – software open-source (AGPLv3) dengan akses penuh ke semua fitur; biaya hanya untuk langganan dukungan bila diperlukan.
- Satu platform, satu antarmuka – VM, container, storage, jaringan, HA, dan backup dikelola dari web interface yang sama, tanpa server manajemen terpisah.
- Alternatif VMware – Proxmox VE punya alat impor VM dari VMware ESXi dan impor OVA untuk mempermudah perpindahan.
- Ekosistem terintegrasi – Proxmox VE, Backup Server, dan Datacenter Manager dirancang untuk bekerja bersama.
Tidak yakin harus mulai dari mana? Diskusikan kebutuhan Proxmox Anda dengan tim kami, mulai dari jumlah server, beban kerja, hingga rencana backup dan migrasi.
Proxmox VE
Proxmox Virtual Environment (Proxmox VE) adalah platform manajemen server open-source untuk virtualisasi enterprise. Proxmox VE berbasis Debian GNU/Linux dan memadukan dua teknologi virtualisasi: KVM (full virtualization untuk Windows dan Linux) dan LXC (container Linux yang ringan). Semua fungsi bisa dijalankan dari web interface, CLI, maupun REST API. Versi terbaru saat ini adalah Proxmox VE 9.2.

Virtualisasi & manajemen terpusat
Jalankan virtual machine dan container berdampingan di server yang sama, lalu kelola seluruh cluster dari node mana pun.
- KVM/QEMU untuk VM Windows dan Linux dengan performa mendekati native pada CPU Intel VT-x atau AMD-V.
- LXC untuk menjalankan aplikasi Linux secara terisolasi dengan overhead kecil.
- Desain multi-master: cluster bisa dikelola dari node mana saja, tanpa node manajer khusus.
- Akses lewat web, aplikasi Android, CLI dengan tab completion, dan REST API berbasis JSON.
Cocok untuk: konsolidasi server di kantor pusat, data center perusahaan, dan instansi yang ingin menekan biaya lisensi hypervisor.

Clustering & High Availability
Cluster stack sudah terpasang sejak instalasi. Konfigurasi disinkronkan ke semua node lewat Proxmox Cluster File System (pmxcfs) dan Corosync.
- HA Manager memantau VM dan container, lalu menyalakannya kembali di node lain bila terjadi kegagalan.
- Live migration memindahkan VM yang sedang berjalan antar node tanpa downtime, termasuk storage live migration.
- Dynamic HA balancing (CRS) di versi 9.2 untuk penjadwalan beban secara real-time.
- HA Simulator bawaan untuk mempelajari perilaku cluster 3 node.
Cocok untuk: layanan yang tidak boleh lama berhenti, seperti ERP, database, dan aplikasi pelayanan publik.

Storage fleksibel & Ceph (HCI)
VM bisa disimpan di storage lokal atau storage bersama. Ceph terintegrasi penuh sehingga Proxmox VE bisa dibangun sebagai infrastruktur hyper-converged (HCI).
- Storage lokal: LVM, LVM-thin, directory, dan ZFS.
- Storage jaringan: NFS, SMB/CIFS, iSCSI, Fibre Channel, Ceph RBD, CephFS, dan multipath dengan shared LVM.
- Ceph dikelola langsung dari GUI: self-healing, skalabel, dan berjalan di hardware commodity.
- Template, linked clone, snapshot, dan replikasi ZFS untuk disaster recovery.
Cocok untuk: perusahaan yang ingin menggabungkan compute dan storage tanpa SAN mahal, atau yang sudah punya SAN/NAS dan ingin memakainya kembali.

Jaringan, firewall & keamanan
Dari bridge dan VLAN sederhana sampai overlay multi-cluster, semuanya diatur dari Proxmox VE.
- SDN: VLAN 802.1q, QinQ, VXLAN, EVPN berbasis BGP, IPAM, dan fabric WireGuard (9.2).
- Firewall terdistribusi untuk host, VM, dan container, mendukung IPv4 dan IPv6.
- Autentikasi PAM, LDAP, Active Directory, OpenID Connect, plus two-factor authentication.
- RBAC granular, API token, UEFI Secure Boot, dan vTPM untuk guest.
Cocok untuk: lingkungan multi-tenant, penyedia layanan, dan organisasi dengan kebijakan akses ketat.

Migrasi, GPU & otomasi
Fitur yang memudahkan perpindahan dari platform lain dan beban kerja modern.
- Impor VMware ESXi dan impor OVA langsung dari GUI.
- NVIDIA vGPU dan PCIe passthrough untuk AI/ML, rendering, dan VDI.
- Otomasi lewat REST API, instalasi unattended, Ansible, Terraform, dan OpenTofu.
- Backup bawaan (vzdump) terjadwal, serta integrasi penuh dengan Proxmox Backup Server.
Cocok untuk: tim IT yang sedang merencanakan keluar dari VMware atau membangun platform GPU internal.
Rencana pindah dari VMware ke Proxmox? Lihat layanan Migrasi Proxmox kami. Sumber resmi: fitur Proxmox VE.
Backup Server
Proxmox Backup Server (PBS) adalah solusi backup enterprise berbasis client-server untuk mencadangkan dan memulihkan VM, container, dan host fisik. Seluruh software stack-nya ditulis dengan bahasa Rust. Backup dikirim secara inkremental lalu dideduplikasi, sehingga beban jaringan dan kebutuhan ruang penyimpanan turun drastis. Versi terbaru saat ini adalah Proxmox Backup Server 4.2.

Backup efisien
Hanya data yang berubah yang dibaca dan dikirim, lalu disimpan sekali saja berkat deduplikasi.
- Backup inkremental dengan dukungan QEMU dirty bitmaps untuk VM.
- Deduplikasi global dengan chunk ukuran tetap maupun variabel.
- Kompresi Zstandard (ZSTD) yang sangat cepat.
- Penyimpanan dan jumlah klien backup tidak dibatasi per server.
Cocok untuk: pengguna Proxmox VE yang membutuhkan backup harian cepat tanpa menambah banyak storage.

Keamanan, integritas & ransomware
Data aman bahkan bila disimpan di lokasi yang tidak sepenuhnya dipercaya, misalnya colocation sewaan.
- Enkripsi terautentikasi AES-256-GCM di sisi klien, sebelum data meninggalkan server.
- Checksum SHA-256 dan verifikasi terjadwal untuk mendeteksi bit rot.
- Remote sync dan sync job ke lokasi lain, serta datastore S3 (publik maupun privat).
- Hak akses per pengguna dan grup untuk membatasi siapa yang bisa menghapus backup.
Cocok untuk: strategi backup 3-2-1 dengan salinan off-site di cabang, DRC, atau object storage.

Restore cepat & arsip tape
Pemulihan bisa dari satu file sampai satu VM utuh, serta arsip jangka panjang ke tape.
- Live restore: VM langsung menyala saat proses restore baru dimulai.
- Restore satu file atau direktori dari backup VM dan container.
- Tape LTO-5 ke atas, autoloader, enkripsi hardware, dan kebijakan retensi fleksibel.
- Klien backup Linux untuk host fisik dan data file.
Cocok untuk: instansi dan perusahaan dengan kewajiban retensi data jangka panjang.
Proxmox Backup Server dipasang di host terpisah, lalu cukup ditambahkan sebagai storage di Proxmox VE. Backup dan restore kemudian berjalan dari antarmuka Proxmox VE seperti storage lainnya. Detail: fitur Proxmox Backup Server.
Mail Gateway
Proxmox Mail Gateway (PMG) adalah platform keamanan email open-source yang berfungsi sebagai mail proxy. PMG dipasang di antara firewall dan server email internal, sehingga semua lalu lintas SMTP disaring dulu sebelum sampai ke server email. PMG kompatibel dengan berbagai mail transfer agent seperti Microsoft Exchange dan Postfix. Versi terbaru saat ini adalah Proxmox Mail Gateway 9.1.


Deteksi spam & virus
Setiap email dianalisis dan diberi skor spam, lalu dipindai antivirus.
- Filter SpamAssassin dengan aturan yang terus diperbarui.
- Antivirus ClamAV untuk virus, trojan, dan malware.
- Receiver verification, SPF, DNSBL, SURBL, dan greylisting di level SMTP.
- Pemindaian email masuk dan keluar.
Cocok untuk: perusahaan yang mengelola server email sendiri (on-premise atau VPS) dan ingin mengurangi spam serta phishing.

Aturan, karantina & pelacakan
Kebijakan email disusun dari objek yang bisa dipakai ulang, dan semua pesan bisa ditelusuri.
- Rule system berbasis objek: pengirim, penerima, waktu, dan isi; aksi terima, blokir, karantina, atau notifikasi.
- Spam quarantine responsif yang bisa dikelola pengguna dari desktop maupun ponsel.
- Message Tracking Center menelusuri log hingga 4 minggu terakhir.
- Statistik volume email, spam, dan ancaman.
Cocok untuk: tim IT yang perlu membuktikan ke mana sebuah email terkirim atau mengapa email diblokir.
High availability & deployment
PMG bisa berjalan di server fisik, VM, atau container.
- Cluster tingkat aplikasi: konfigurasi di master, disinkronkan ke node lewat tunnel VPN.
- Satu server PMG dapat menangani domain tanpa batas dan banyak server email internal.
- Virtual appliance teruji di Proxmox VE, VMware vSphere, Microsoft Hyper-V, KVM, dan lainnya.
- OpenID Connect SSO, two-factor authentication, dan backup terenkripsi ke Proxmox Backup Server.
Cocok untuk: organisasi dengan banyak domain email atau beberapa kantor yang memerlukan filter email selalu aktif.
Datacenter Manager
Proxmox Datacenter Manager (PDM) adalah solusi manajemen terpusat untuk memantau dan mengelola banyak node dan cluster Proxmox VE serta instance Proxmox Backup Server dari satu antarmuka. PDM dirancang untuk lingkungan besar yang tersebar di beberapa lokasi atau data center. Versi terbaru saat ini adalah Proxmox Datacenter Manager 1.1.

Satu kokpit untuk semua cluster
Semua host, VM, container, dan datastore dari berbagai lokasi tampil dalam satu tampilan, lengkap dengan pencarian.
- Start, stop, reboot, atau migrasi ribuan guest tanpa login ke node satu per satu.
- Live migration antar cluster yang berdiri sendiri, untuk load balancing dan pemeliharaan.
- Custom Views dengan filter per remote, resource, atau tag, dan akses yang bisa didelegasikan.
- Panel update terpusat, konfigurasi EVPN lintas remote, serta login LDAP, AD, dan OpenID Connect.
Cocok untuk: perusahaan multi-cabang, grup usaha, dan penyedia layanan yang mengelola beberapa cluster Proxmox.
Proxmox Datacenter Manager tidak memerlukan subscription key tersendiri. Pelanggan yang memiliki Enterprise Support aktif untuk Proxmox VE atau Proxmox Backup Server yang dikelolanya juga mendapatkan update dan dukungan untuk PDM.
Langganan & Dukungan
Software Proxmox bisa dipakai tanpa biaya lisensi. Langganan (subscription) memberi akses ke Proxmox Enterprise Repository berisi update yang sudah diuji ketat, serta hak dukungan teknis dari tim Proxmox melalui Customer Portal. Semua fitur tersedia di semua level; perbedaannya hanya pada jumlah tiket, waktu respons, dan jam layanan.
Dasar perhitungan langganan
| Produk | Dihitung per | Catatan |
|---|---|---|
| Proxmox VE | Socket CPU fisik yang terisi | Jumlah core tidak berpengaruh; semua node dalam satu cluster wajib memakai level yang sama. |
| Proxmox Backup Server | Server backup | Storage backup dan jumlah klien backup tidak dibatasi. |
| Proxmox Mail Gateway | Host | Pengguna dan domain tidak dibatasi. |
| Proxmox Datacenter Manager | Tidak ada key tersendiri | Ikut dukungan enterprise produk yang dikelolanya. |
Perbandingan level langganan Proxmox VE
| Level | Untuk | Tiket support | Respons awal (kritis) | Fasilitas lain |
|---|---|---|---|---|
| Community | Home lab, pelatihan, uji coba, beban kerja non-kritis | Tidak ada (forum komunitas) | – | Enterprise Repository |
| Basic | Lingkungan produksi kecil yang sesekali butuh bantuan | 3 per tahun | 1 hari kerja | Enterprise Repository, Datacenter Manager |
| Standard | Operasional produksi harian | 10 per tahun | 4 jam | Remote support via SSH, offline update & aktivasi key, Datacenter Manager |
| Premium | Infrastruktur kritis bisnis | Tidak terbatas | 2 jam | Dukungan 24/7, remote support via SSH, offline update & aktivasi key, Datacenter Manager |
Pola yang sama berlaku untuk Proxmox Backup Server (Basic 5 tiket, Standard 15 tiket, Premium tanpa batas per tahun) dan Proxmox Mail Gateway (Basic, Standard, Premium; tanpa level Community). Menurut situs resmi Proxmox, dukungan 24/7 untuk Premium berlaku mulai 19 Oktober 2026, sedangkan Standard dijadwalkan menjadi 24/7 pada akhir 2026. Masa langganan adalah satu tahun sejak pembelian.
Untuk lingkungan produksi, Proxmox menganjurkan level Basic, Standard, atau Premium karena level Community tidak mencakup tiket ke tim support enterprise. Rincian resmi: langganan Proxmox VE, Proxmox Backup Server, dan Proxmox Mail Gateway.
Persyaratan & Integrasi
Hardware yang direkomendasikan untuk Proxmox VE
- CPU Intel 64 atau AMD64 dengan flag Intel VT/AMD-V, atau 64-bit Arm (Armv9-A atau lebih baru). Untuk PCI(e) passthrough diperlukan VT-d atau AMD-Vi.
- Memori minimal 2 GB untuk OS dan layanan Proxmox VE, ditambah memori untuk guest. Untuk Ceph atau ZFS, tambahkan sekitar 1 GB per TB storage yang dipakai.
- Storage cepat dan redundan, hasil terbaik dengan SSD. ZFS dan Ceph tidak kompatibel dengan controller hardware RAID.
- NIC gigabit redundan; 10 Gbit atau lebih untuk storage jaringan dan cluster.
Untuk uji coba saja, Proxmox VE dapat berjalan dengan 1 GB RAM, satu disk, dan satu NIC, atau di dalam desktop virtualization yang mendukung nested virtualization.
Ringkasan teknis Proxmox VE
| Aspek | Proxmox VE |
|---|---|
| Basis OS | Debian GNU/Linux |
| Lisensi | GNU Affero GPL v3, tanpa biaya lisensi |
| Virtualisasi | KVM/QEMU (VM) dan LXC (container) |
| Maks. per host | RAM 128 TiB, 8.192 CPU logis, 8 socket |
| Instalasi | ISO bare-metal, atau di atas Debian 64-bit |
| Guest | Linux, Windows, dan OS lain |
| Backup | vzdump bawaan dan Proxmox Backup Server |
| Migrasi | Live migration, storage live migration, V2V, P2V, impor ESXi dan OVA |
| Monitoring | InfluxDB, Graphite, dan plugin monitoring eksternal |
Integrasi dengan ekosistem lain
- Firewall & routing – banyak organisasi memasang OPNsense sebagai firewall dan router open-source di depan cluster Proxmox, baik di hardware tersendiri maupun sebagai VM.
- Email – Proxmox Mail Gateway bekerja di depan Microsoft Exchange, Postfix, dan MTA lain.
- Backup – Proxmox Backup Server terintegrasi langsung; Proxmox VE juga mendukung storage backup NFS, SMB, dan lainnya.
- Identitas – Active Directory, LDAP, dan OpenID Connect untuk single sign-on.
Cara Memilih
- Petakan beban kerja. Hitung jumlah VM dan container, kebutuhan CPU, RAM, dan storage, serta aplikasi yang paling kritis.
- Tentukan arsitektur Proxmox VE. Satu server untuk kantor kecil, atau cluster minimal tiga node dengan HA dan Ceph/shared storage untuk layanan yang tidak boleh berhenti.
- Rencanakan backup sejak awal. Tambahkan Proxmox Backup Server di host terpisah, plus salinan off-site lewat sync job, S3, atau tape.
- Lindungi email bila server email dikelola sendiri. Pasang Proxmox Mail Gateway di depan server email, idealnya dalam cluster.
- Pertimbangkan Datacenter Manager bila Anda punya beberapa cluster atau beberapa lokasi.
- Pilih level langganan. Community untuk lab dan uji coba; Basic, Standard, atau Premium untuk produksi sesuai kebutuhan tiket dan waktu respons. Ingat bahwa Proxmox VE dihitung per socket CPU.
- Siapkan migrasi. Untuk perpindahan dari VMware atau platform lain, rencanakan urutan migrasi dan uji coba; tim kami dapat membantu lewat layanan Migrasi Proxmox.
Diskusikan kebutuhan Proxmox Anda dengan tim kami untuk menentukan arsitektur dan level langganan yang sesuai.
PT Kreasi Utama Mandiri adalah partner Proxmox di Indonesia. Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Minta Penawaran Tertulis
Isi formulir ini dan tim sales kami akan mengirimkan penawaran untuk Proxmox ke email Anda.
Lini produk Proxmox
Distributor Proxmox Indonesia, Distributor Proxmox